Perubahan iklim yang terjadi sangat membahayakan berbagai sector termasuk sector pertanian. Salah satu pengaruh ikim adalah kuantitas dan kualitas air. Akibat perubahan iklim, musim jadi tidak menentu antara musim kemarau dan musim hujan. Ketika tiba musim hujan, kebanjiran dan ketika dating musim kemarau kekeringan. Kekeringan tidak terjadi pada lahan kering dan lahan tadah hujan namunjuga lahan sawah irigasi. Jumlah air yang sangat minim saat musim kemarau sangat merugikan dan beresiko terhadap system produksi pertanian. Oleh karena itu perlu adanya pengelolaan menghadapi kekeringan. Kekeringan dapat dideteksi menggunakan sistem informasi geografis. Kerja sistem informasi geografis adalah dengan menyediakan sistematika informasi yang merefleksikan seluruh kejadian yang diperlukan untuk mendeteksi dini kekeringan. Kekeringan diartikan bahwa kondisi tanah yang kekurangan air atau lengas tanah sehingga tanaman tidak dapat memenuhi kebutuhan air tanaman. Dibawah ini tersedia kriteria ...