Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2017

Review Proyeksi UTM (Universal Transverse Mercator)

Proyeksi peta Proyeksi peta merupakan teknik-teknik yang harus digunakan untuk menggambarkan sebagian atau keseluruhan permukaan tiga dimensi yang secara kasaran berbentuk bola ke permukaan datar dua dimensi dengan memungkinkan sesedikit distorsi. Dalam proyeksi peta diupayakan sistem yang memberikan hubungan antara posisi titik-titik di muka bumi dan di peta. Beberapa jenis proyeksi yang umumnya adalah silinder/tabung (cylindrical), kerucut (conical), bidang datar (zenithal) dan gubahan (arbitrarry). Pada prinsipnya arti proyeksi peta merupakan usaha mengubah bentuk bidang lengkung ke bentuk bidang datar, dengan persyaratan bentuk yang diubah itu harus tetap tidak berubah-ubah, luas permukaan yang diubah harus tetap dan jarak antara satu titik dengan titik yang lain di atas permukaan yang diubah harus juga tetap.Jenis proyeksi yang sering kita jumpai sehari-hari adalah proyeksi gubahan (arbitrarry), yaitu proyeksi yang diperoleh melalui perhitungan. Jenis proyeksi yang sering di ...

Review Karya Ilmiah Tentang Data Spasial dan Data Atribut

1. Data Spasial Data spasial adalah data yang bereferensi geografis atas representasi obyek di bumi. Data spasial pada umumnya berdasarkan peta yang berisikan interprestasi dan proyeksi seluruh fenomena yang berada di bumi. Fenomena tersebut berupa fenomena alamiah dan buatan manusia. Pada awalnya, semua data dan informasi yang ada di peta merupakan representasi dari obyek di muka bumi. Sesuai dengan perkembangan, peta tidak hanya merepresentasikan obyek-obyek yang ada di muka bumi, tetapi berkembang menjadi representasi obyek diatas muka bumi (diudara) dan dibawah permukaan bumi. Data spasial memiliki dua jenis tipe yaitu vektor dan raster. Model data vektor menampilkan, menempatkan, dan menyimpan data spasial dengan menggunakan titik-titik, garis-garis atau kurva, atau poligon beserta atribut-atributnya. Model data Raster menampilkan, dan menyimpan data spasial dengan menggunakan struktur matriks atau piksel – piksel yang membentuk grid. Pemanfaatan kedua model data spasial...

Review karya tulis tentang Data Collection GIS

Pemetaan dengan GIS Dalam penelitian ini, GIS diperankan mulai dari perencanaan Data Collection/Pengumpulan data, analisis spasial, penyajian hasil analisis, hingga pada pembuatan rencana (zonasi) tata guna lahan (land use plan). Semua hasil survei dan analisis dirangkum dan dipetakan dalam GIS. Analisis kondisi eksisting wilayah studi termasuk penggunaan lahan dengan GIS diperkuat dengan adanya Citra Satelit Ikonos (resolusi 1 meter) dan QuickBird (resolusi 0,6 meter), yang diakuisisi pada tahun 2006. Data dan model pendukung Setiap penggunaan lahan memerlukan satu set atribut tanah tertentu untuk mendukung produksi dan keberlanjutannya, Atribut tersebut dapat mencakup faktor biosfik seperti kapasitas penyimpanan lengas tanah(soil moisture capacity), struktur atau komposisi spesies vegetasi asli, bahkan atribut seperti nilai estetika(keidahan), dan ekonomi seperti kedekatan dengan sumber tenaga kerja, infrastruktur, dan lain-lain. Pedoman yang dibuat untuk zonasi harus dapat memb...