Langsung ke konten utama

Review karya tulis tentang Data Collection GIS

Pemetaan dengan GIS
Dalam penelitian ini, GIS diperankan mulai dari perencanaan Data Collection/Pengumpulan data, analisis spasial, penyajian hasil analisis, hingga pada pembuatan rencana (zonasi) tata guna lahan (land use plan). Semua hasil survei dan analisis dirangkum dan dipetakan dalam GIS. Analisis kondisi eksisting wilayah studi termasuk penggunaan lahan dengan GIS diperkuat dengan adanya Citra Satelit Ikonos (resolusi 1 meter) dan QuickBird (resolusi 0,6 meter), yang diakuisisi pada tahun 2006.

Data dan model pendukung
Setiap penggunaan lahan memerlukan satu set atribut tanah tertentu untuk mendukung produksi dan keberlanjutannya, Atribut tersebut dapat mencakup faktor biosfik seperti kapasitas penyimpanan lengas tanah(soil moisture capacity), struktur atau komposisi spesies vegetasi asli, bahkan atribut seperti nilai estetika(keidahan), dan ekonomi seperti kedekatan dengan sumber tenaga kerja, infrastruktur, dan lain-lain. Pedoman yang dibuat untuk zonasi harus dapat memberi penjelasan kepada pengguna tentang data apa saja yang harus diperoleh, dan memastikan bahwa proses ini didorong oleh nilai-nilai, realitas dan bukan sekedar keinginan. Oleh sebab itu perlu perlu dihindari pengumpulan data yang tidar perlu. Kebanyakan data disediakan oleh instansi terkait, terutamayang ikut sebagai stakeholder dalam proses zonasi. Beberapa jenis data selain dari hasil survei juga berasal dari peserta, dan sebagian dari laporan-laporan ilmiah.


Bentuk dan Peranan GIS
Fungsi dari seistem informasi yang ada adalah untuk mempertajam kemampuan seseorang dalam membuat keputusan. Sistem informasi adalah suatu rantai pengoperasian yang dimulai dari perancangan observasi dan pengumpulan data, penyimpanan dan analisis data, hingga menggunakan informasi yang dihasilkan dalam berbagai proses pengambilan keputusan (Calkins and Tomlinson, 1977). Ini melahirkan suatu konsep penting bahwa : "peta adalah suatu jenis dari sistem informasi".Peta adalah suatu kumpulan data yang tersimpan secara sistematis, dan kumpulan dari hasil analisis informasi yang dihasilkan digunakan dalam pengambilan keputusan secara sepasial.



Komponen dan Subsistem GIS
Pada dasarnya GIS dibentuk oleh suatu sistem yang di dalamnya terdiri dari empat komponen yakni (1)Perangkaat keras seperti komputer, printer, plotter, digitizer, dan lain-lain; (2)Perangkat lunak yang mencakup paket-paket program seperti ArcGIS, ArcInfo, ArcView dan lain-lain; (3)Kumpulan data (data set) dan (4)Organisasi(sistem manajemen) yang meliputi organisasi atau instansi dimana GIS dibangun termasuk pengola (humanware) dan pengguna produk.




Source :

https://books.google.co.id/books?id=jG7FEsl1YPwC&pg=PA110&lpg=PA110&dq=survey+pemetaan+data+collection+GIS&source=bl&ots=PkGxMtgGS8&sig=q1diEJ9K163kP7bB3MslD_bUdrs&hl=en&sa=X&ved=0ahUKEwjtnqaKiZPWAhWCrI8KHShzAwcQ6AEIXTAJ#v=onepage&q=GIS&f=false

Komentar